Teaching Writing


Teaching Writing (mengajarkan menulis) adalah salah satu aspek penting dalam pengajaran penerapan bahasa. Menulis merupakan aktivitas menyalurkan idea tau gagasan dalam bentuk tulisan. Paradigma menulis sering dianggap menyulitkan bagi kebanyak orang. Hal ini disebabkan karena menulis merupakan penggabungan dari kreatifitas dan kemauan yang kuat dari dalam diri penulis.

Mengajarkan menulis dalam bahasa Inggris bisa jadi lebih menakutkan bagi Negara berkembang yang menjadikan bahasa Ingris sebagai bahasa asing. Karena tidak hanya menggabungkan unsure kreatifitas dan kemauan, akan tetapi juga unsur ilmu bahasa yang telah dipelajari. Jeremy Harmer mengatakan bahwa, seorang guru haruslah bisa mengajarkan menulis dalam bahasa Inggris kepada para siswa. Hal ini yang menjadi perhatian adalah apakah menulis itu merupakan writing-for-learning atau writing-for-writing.

Isu-isu dalam menulis

Jeremy Harmer dalam bukunya how to teach English menyebutkan ada tiga isu yang harus diperhatikan sebelum memulai menulis, yaitu: (1) Genre (gaya/aliran/jenis); (2) The writing process (proses menulis); (3) Building the writing habit (membangun kebiasaan menulis).

1. Genre

Hal terpenting pertama yang harus dilakukan sebelum memulai menulis adalah menentukan genre yang tepat bagi para siswa. Ada banyak genre yang bisa dipilih oleh para siswa untuk memulai gairah menulis. Seperti puisi, kartu ucapan, artikel, atau sebuah biografi singkat.

2. The writing Process

Jeremy Harmer dalam bukunya “How to Teach English” mengatakan bahwa, ada 4 hal yang harus diperhatikan dalam proses menulis yaitu: rencana, kerangka, ulasan dan pengeditan. Keempat aspek diatas memainkan peranan penting dalam proses menelurkan sebuah karya tulis. Rencana (apa yang menjadi ide penulis), Kerangka (menentukan isi dan format karya), Ulasan (mencari kesalahan untuk pembenaran), Pengeditan (merevisi hasil karya tulis untuk penyempurnaan).

3. Building the writing habit

Membangun kebiasaan menulis adalah merupakan tantangan terbesar bagi setiap orang. Dalam konteks mengajarkan menulis untuk bahasa Inggris seorang siswa akan mudah menyerah untuk melakukan 2 aktivitas sekaligus yakni menulis dan menterjemahkan. Dengan kata lain variasi akan strategi untuk mengajarkan menulis dan menganalisa motivasi siswa sangatlah besar peranannya dalam membangun kebiasaan menulis ini.

 

Media Untuk Meningkatkan Motivasi Menulis

Tidak bisa kita pungkiri bahwa  menulis merupakan tantangan terbesar untuk kemajuan suatu system, khususnya system pendidikan. Namun beberapa hal berikut  berdasarkan Jeremy Harmer bisa dijadikan acuan untuk meningkatkan motivasi itu.

1. Media Musik

Jeremi Harmer mengatakan bahwa music bisa dijadikan stimulus positif untuk menghasikan suatu karya tulis. Kita tahu bahwa hakikatnya music bisa mempengaruhi emosi seseorang. Dan Hal itulah yang dimanfaatkan untuk menghasilkan emosi positif untuk tulisan

2. Menulis Puisi

Emosi seseorang sangatlah peka akan hal-hal yang puitis. Dan dalam hal ini, menulis puisi bisa dijadikan media untuk meningkatkan kebiasaan menulis.

2 responses to “Teaching Writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s